Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN TRAINING DAN ORGANIZATIONAL CULTURE TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE DENGAN MOTIVATION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Arya Putra Athaillah Bagaskara; Ari Anggarani; Gilang Pratama Hafidz; Muhammad Arief
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1558

Abstract

Belum optimalnya pelaksanaan training dan penerapan organizational culture dapat berdampak pada rendahnya employee performance, sehingga perusahaan perlu memahami peran motivation sebagai faktor penghubung dalam peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh training dan organizational culture terhadap employee performance dengan motivation sebagai variabel mediasi pada pegawai Perusahaan X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan penyebaran kuesioner kepada pegawai tetap, menggunakan teknik sampel jenuh sebagai metode pengambilan sampel. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivation memediasi secara penuh pengaruh training terhadap employee performance, sedangkan organizational culture tidak berpengaruh terhadap employee performance secara tidak langsung melalui motivation. Selain itu, motivation berpengaruh positif secara langsung terhadap employee performance. Temuan ini menunjukkan bahwa motivation menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui program training. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk mengoptimalkan pelaksanaan training yang mampu meningkatkan motivation kerja guna mendorong peningkatan employee performance secara berkelanjutan.
PERAN TRAINING DAN ORGANIZATIONAL CULTURE TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE DENGAN MOTIVATION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Arya Putra Athaillah Bagaskara; Ari Anggarani; Gilang Pratama Hafidz; Muhammad Arief
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1558

Abstract

Belum optimalnya pelaksanaan training dan penerapan organizational culture dapat berdampak pada rendahnya employee performance, sehingga perusahaan perlu memahami peran motivation sebagai faktor penghubung dalam peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh training dan organizational culture terhadap employee performance dengan motivation sebagai variabel mediasi pada pegawai Perusahaan X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan penyebaran kuesioner kepada pegawai tetap, menggunakan teknik sampel jenuh sebagai metode pengambilan sampel. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivation memediasi secara penuh pengaruh training terhadap employee performance, sedangkan organizational culture tidak berpengaruh terhadap employee performance secara tidak langsung melalui motivation. Selain itu, motivation berpengaruh positif secara langsung terhadap employee performance. Temuan ini menunjukkan bahwa motivation menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui program training. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk mengoptimalkan pelaksanaan training yang mampu meningkatkan motivation kerja guna mendorong peningkatan employee performance secara berkelanjutan.