Science learning in elementary schools is generally conducted conventionally and teacher-centered, leaving students passive with limited engagement in meaningful scientific processes. A similar condition occurred at SD Negeri Ketty-Letpey, where the pre-cycle results showed that only 8% of Grade IV students achieved the Minimum Completeness Criteria in science. This study aims to improve the science learning outcomes of Grade IV students at SD Negeri Ketty-Letpey through the environment-based experimental method on the material The Influence of Physical Environmental Changes on the Earth Surface. This research used Classroom Action Research (CAR) with the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles, each consisting of four stages: planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 13 Grade IV students in the 2025/2026 academic year. Data were collected through learning outcome tests, observation sheets of teacher and student activities, and documentation of learning activities. The results showed an increase in the average student score from 61 in the pre-cycle to 67 in Cycle I and 75 in Cycle II, with classical completeness consistently increasing from 8% to 54% and ultimately reaching 84.6%. Thus, the environment-based experimental method has been proven effective in improving science learning outcomes for Grade IV elementary school students. ABSTRAK Pembelajaran IPA di sekolah dasar pada umumnya masih dilaksanakan secara konvensional dan berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat secara langsung dalam proses ilmiah yang bermakna. Kondisi serupa terjadi di SD Negeri Ketty-Letpey, di mana berdasarkan hasil pra-siklus diketahui bahwa hanya 8% siswa Kelas IV yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa Kelas IV SD Negeri Ketty-Letpey melalui penerapan metode eksperimen berbasis lingkungan pada materi Pengaruh Perubahan Lingkungan Fisik Terhadap Permukaan Bumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 13 siswa Kelas IV pada tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran selama proses berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 61 pada pra-siklus menjadi 67 pada Siklus I dan 75 pada Siklus II, dengan persentase ketuntasan klasikal meningkat secara konsisten dari 8% menjadi 54% dan akhirnya mencapai 84,6%. Dengan demikian, metode eksperimen berbasis lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV sekolah dasar.
Copyrights © 2026