Al-Iqtishad
Vol. 6 No. 02 (2025): Januari-Juni 2025

APAKAH DAERAH INDUK SELALU LEBIH MANDIRI DARIPADA DAERAH PEMEKARAN? UJI BEDA BERPASANGAN DAN ESTIMASI SYSTEM GMM DARI PROVINSI JAMBI, INDONESIA

J.B. Martien (Universitas Jambi, Indonesia)
Syaparuddin Syaparuddin (Universitas Jambi, Indonesia)
Erni Achmad (Universitas Jambi, Indonesia)
Etik Umiyati (Universitas Jambi, Indonesia)
Junaidi Junaidi (Universitas Jambi, Indonesia)
Rosmeli Rosmeli (Universitas Jambi, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Literatur pemekaran daerah di Indonesia umumnya menyimpulkan bahwa daerah induk lebih mandiri secara fiskal daripada daerah hasil pemekarannya, kesimpulan yang hampir selalu ditarik dari perbandingan agregat antarkelompok. Artikel ini menguji apakah keunggulan tersebut berlaku universal dengan desain uji beda berpasangan Mann-Whitney U pada lima pasangan resmi induk–pemekaran di Provinsi Jambi periode 2016–2025 (N=110), dilengkapi Random Effect Model dengan White Period Standard Errors serta estimasi System GMM sebagai pemeriksaan robustness. Hasil agregat mengkonfirmasi keunggulan daerah induk (p=0,0014); namun uji berpasangan mengungkap heterogenitas yang substansial: tiga pasangan konsisten dengan dugaan klasik, satu pasangan setara, dan satu pasangan terbalik secara signifikan, Kota Sungai Penuh sebagai daerah pemekaran justru mengungguli induknya, Kabupaten Kerinci (p=0,0140). Dalam kerangka regresi, dummy status pemekaran kehilangan signifikansinya setelah PDRB per kapita harga berlaku, jumlah penduduk, investasi, dan kemiskinan dikontrol, mengindikasikan bahwa status pemekaran bekerja melalui jalur mediasi kondisi makroekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa dampak fiskal pemekaran ditentukan oleh konfigurasi spasial basis ekonomi pasca-pemisahan wilayah, bukan oleh status formal semata, sehingga evaluasi dan pendampingan fiskal perlu dirancang per kasus

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aliqtishad

Publisher

Subject

Description

Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah aims to promote and disseminate high-quality scholarly research in the field of Islamic economics, finance, and related disciplines. The journal serves as an academic platform for researchers, lecturers, practitioners, policymakers, and students to contribute to ...