Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan pembangunan nasional. Keberhasilan program percepatan penurunan stunting memerlukan advokasi kesehatan yang didukung oleh sistem monitoring dan evaluasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi monitoring dan evaluasi dalam advokasi kesehatan guna mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku akademik, dokumen kebijakan, serta laporan lembaga kesehatan yang relevan pada periode 2020–2026. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, Scopus, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi monitoring dan evaluasi yang efektif harus dilakukan secara terintegrasi, partisipatif, berbasis data, dan berorientasi pada hasil. Penggunaan indikator output, outcome, dan impact menjadi instrumen penting dalam mengukur keberhasilan program stunting. Selain itu, penguatan sistem informasi kesehatan berbasis digital, pelibatan kader kesehatan dan masyarakat, serta koordinasi lintas sektor mampu meningkatkan efektivitas program percepatan penurunan stunting. Namun, implementasi monitoring dan evaluasi masih menghadapi berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kualitas data, keterbatasan infrastruktur digital, dan lemahnya koordinasi antar sektor. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem informasi kesehatan, dan peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar program penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026