Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengetahuan Masyarakat Pesisir Tentang Stunting dan Pentingnya Gizi pada Anak Fatiha, Alifa; Putri, Syfa Ardhia; Ramahdani, Suci; Sabrina, Zakiatus; Zuhra, Fatimah; Aulia, Natasya
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol 2, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v2i1.5232

Abstract

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), stunting di Indonesia berada pada angka yang mengkhawatirkan, khususnya di wilayah pesisir, di mana akses terhadap sumber daya kesehatan dan pendidikan, stunting adalah suatu keadaan balita pendek, atau suatu kondisi anak berusia dibawah lima tahun mengalami gagal tumbuh akibat dari kurang gizi kronis dan infeksi berulang yang biasanya terjadi terutama pada pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejauh mana pengetahuan masyarakat pesisir tentang stunting dan pentingnya gizi pada anak. Metode penelitian kuantitatif deskriptif, dengan populasi ialah masyarakat pesisir, sampel dalam penelitian ini terdiri dari 35 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dan data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan mayoritas responden (31 orang, 88,57%) menyebutkan bahwa penyebab utama stunting adalah kurangnya asupan gizi pada anak. Sementara itu, faktor lingkungan dan genetik masing-masing dianggap sebagai penyebab oleh 1 orang (2,86%) dan 2 orang (5,71%). Sisa responden (2,86%) menganggap bahwa ketidakpedulian terhadap lingkungan bisa menjadi faktor penyebab stunting. Kesimpulannya berdasarkan hasil kuesioner mengenai pemberian gizi pada anak di masyarakat pesisir, bahwa sebagian besar ibu menghadapi kendala dalam memberikan gizi yang baik kepada anak mereka, dengan alasan utama terkait faktor ekonomi dan mahalnya kebutuhan gizi.
Islam dan Kemanusiaan Darwis, Muhajir; Amin, Rohmat Fadilah; Malisi, Ageng; Yazri, Bintang Al Faroq; ‘Azim, Fauzul; Fauziah, Nur; Aulia, Natasya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas tentang permasalahan kemanusiaan dan bagaimana peran agama Islam terhadap kemanusiaan. Islam adalah agama yang di dalamnya berisi keindahan dari segala sisi, termasuk sisi kemanusiaan. Manusia merupakan makhluk sosial yang saling bergantung dan membutuhkan antara satu dengan yang lainnya. Kemanusiaan menempatkan manusia sebagai makhluk yang memiliki hak untuk dihormati, dihargai, dan dilindungi. Oleh sebab itu, kemanusiaan mengajarkan akan pentingnya sikap empati, solidaritas, keadilan, dan juga sikap toleransi antar sesama. Kemanusiaan juga menaruh perhatian terhadap kesejahteraan hidup manusia secara menyeluruh, terhadap permasalahan sosial seperti kemiskinan, ketidakadilan, kekerasan, dan juga diskriminasi. Permasalahan yang melatarbelakangi penulisan jurnal ini mengacu pada penjajahan dan juga genosida yang dilakukan oleh bangsa Israel terhadap bangsa Palestina yang telah melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan hak masyarakat Palestina sebagai manusia untuk hidup dengan sejahtera, aman tanpa ancaman maupun kekerasan. Metode yang di pakai dalam penulisan jurnal ini menggunakan metode studi kepustakaan. Yaitu metode yang mengandalkan pendekatan literatur baik berupa buku maupun jurnal.
Pengaruh Model Pembelajaran PjBL Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran IPS di SD Negeri 094129 Bah Tobu Aulia, Natasya; Sitohang, Sukardo; Thesalonika, Emelda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.15148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran IPS. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 094129 Bah Tobu sebanyak 23 orang, terdiri dari 13 laki-laki dan 10 perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berupa uraian sebanyak 15 soal. Dengan melakukan uji instrumen pada kelas V di UPTD SD Negeri 124394 Pematangsiantar, data soal yang valid sebanyak 12 soal yang disimpulkan menjadi 10 soal uraian. Data hasil belajar siswa diperoleh adalah hasil pretest dan posttest. Adapun rata-rata hasil pretest siswa adalah 53,87 dan rata-rata hasil posttest adalah 78,22. Data tersebut diolah dan dianalisis dengan menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil uji prasyarat yang menggunakan uji normalitas menunjukkan bahwa data pada nilai pretest berdistribusi normal (0,08 > 0,05), dan data pada nilai posttest berdistribusi normal (0,36 > 0,05). Hasil uji hipotesis yang menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai yaitu 15,724 > 1,717. Maka jelas bahwa diterima dan ditolak, yang dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V pada mata pelajaran IPS di SD Negeri 094129 Bah Tobu.
Revolusi Kosmetika Topikal Melalui Formulasi Nanogel dan Nanoemulgel: Review Artikel Iskandar, Benni; Hijriyah, Ananda Juhaifa; Usti, Angelika; Bulan, Bulan; Aulia, Natasya; Thahira, Siffa; Octavia, Rickha; Firmansyah, Ferdy; Sari, Seftika
Majalah Farmasetika Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i1.68173

Abstract

Nanoteknologi telah membawa revolusi dalam pengembangan sediaan kosmetika topikal dengan fokus pada peningkatan efektivitas, stabilitas, dan keamanan produk perawatan kulit, seperti krim pelembap, tabir surya, dan krim anti-aging. Artikel ini bertujuan untuk mengulas secara mendalam mengenai formulasi nanogel dan nanoemulgel dalam industri kosmetika, dengan fokus pada manfaat, tantangan, serta masalah keamanan dan toksisitas terkait penggunaannya. Sebagai sistem penghantaran inovatif, nanogel dan nanoemulgel terbukti dapat meningkatkan bioavailabilitas bahan aktif, stabilitas kimia, serta efektivitas senyawa aktif dalam formulasi topikal. Kedua sistem ini juga memungkinkan pelepasan zat aktif secara terkontrol dan meningkatkan penetrasi kulit lebih baik dibandingkan dengan formulasi konvensional. Penggunaan nanoteknologi dalam kosmetika topikal juga berpotensi memberikan perlindungan lebih baik terhadap bahan aktif dari degradasi oksidatif dan fotokimia, yang seringkali mengurangi efektivitas produk perawatan kulit konvensional. Namun demikian, meskipun menawarkan banyak manfaat, masalah terkait keamanan dan toksisitas jangka panjang masih menjadi tantangan utama yang perlu diatasi dalam pengembangan produk kosmetika berbasis nanoteknologi. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut mengenai evaluasi keamanan serta dampak jangka panjang penggunaan nanoteknologi pada kulit sangat diperlukan untuk memastikan keselamatan penggunaannya. Secara keseluruhan, nanogel dan nanoemulgel memiliki potensi besar untuk menghasilkan produk kosmetika topikal yang lebih efektif, aman, stabil, dan inovatif yang sesuai dengan kebutuhan konsumen modern. Diharapkan, pengembangan lebih lanjut dalam aspek formulasi dan evaluasi produk ini akan mendukung terciptanya solusi perawatan kulit yang lebih unggul dan ramah lingkungan. 
Peran Guru BK Dalam Membina Akhlak Siswa Melalui Keteladanan Zalsabilla, Adinda; Aulia, Natasya; Kholid, Muhammad; Halimah, Nur; Rambe, Mirza Syadat
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2374

Abstract

Pembentukan karakter peserta didik merupakan sasaran utama pendidikan yang tidak hanya menyoroti aspek kognitif, tetapi pula pembentukan watak dan moral. Dalam lingkup sekolah, pendidik Bimbingan dan Konseling (BK) memegang kedudukan penting dalam mengasuh akhlak siswa sebab relasi pribadi yang bersifat personal, simpatik, dan berlandaskan keyakinan. Riset ini bertujuan untuk mengobservasi fungsi guru BK dalam mengasah akhlak siswa lewat keteladanan sebagai metode pengajaran. Riset ini memakai corak kualitatif dengan tipe kajian kepustakaan (library research). Informasi didapatkan dari kitab, jurnal ilmiah, dan studi terdahulu yang bersinggungan dengan akhlak, pendidikan watak, dan bimbingan konseling. Penguraian data dilaksanakan lewat metode analisis isi (content analysis). Temuan telaah memperlihatkan bahwa keteladanan guru BK memainkan bagian krusial dalam internalisasi norma susila siswa lewat konsistensi sikap, integritas diri, dan tingkah laku etis dalam pergaulan sehari-hari. Keberhasilan pembinaan akhlak pun dipengaruhi oleh dukungan suasana sekolah dan pembiasaan norma secara berlanjut.