Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 2 No. 3 (2026): JUNI-SEPTEMBER

Prinsip Itqan (Profesionalisme) dalam Hadits Nabi dan Implementasinya terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Fairuz Azmi (UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG)
Syathira Mujahid (UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG)
Ai Samrotul Fauziah (UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2026

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Namun, berbagai persoalan seperti rendahnya kompetensi aparatur, lemahnya akuntabilitas, dan praktik maladministrasi masih menjadi hambatan serius dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep itqan dalam hadis Nabi Muhammad SAW sebagai wujud profesionalisme serta mengeksplorasi relevansi dan implementasinya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis isi terhadap sumber-sumber primer berupa hadis Nabi SAW dan sumber-sumber sekunder berupa literatur ilmiah yang relevan di bidang etika kerja Islam, administrasi publik, dan reformasi birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip itqan sebagaimana terkandung dalam hadis yang diriwayatkan Al-Baihaqi mencakup dimensi-dimensi profesionalisme yang sangat komprehensif, meliputi kompetensi, integritas, kecermatan, tanggung jawab, dan orientasi pada kemaslahatan umum. Prinsip ini memiliki relevansi yang sangat kuat dengan tuntutan kualitas pelayanan publik modern, khususnya dalam aspek akuntabilitas, transparansi, responsivitas, dan inovasi. Implementasi prinsip itqan dalam birokrasi dapat dilakukan melalui penguatan kompetensi aparatur, penyusunan standar operasional prosedur yang berorientasi pada kepuasan masyarakat, pembangunan sistem akuntabilitas yang kokoh, serta pemanfaatan teknologi digital yang dilandasi komitmen moral yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai itqan pada aparatur pemerintah berpotensi menjadi fondasi etika kerja yang kuat dan berkelanjutan dalam mendorong reformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sujud

Publisher

Subject

Religion Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai ...