Dorongan bagi pengoptimalan mutu proses dan hasil belajar peserta didik lewat penerapan model pembelajaran berbantuan teknologi dihadirkan sebagai kontribusi praktis riset ini, seiring bukti bahwa prestasi belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri Selangit mencapai ketuntasan yang signifikan seusai diintervensi dengan model Problem Based Learning berbantuan video pembelajaran. Keputusan penerimaan Ha dan penolakan H₀ ini didasarkan pada kalkulasi hipotesis pada taraf signifikansi α = 0,05 yang menghasilkan t-hitung lebih besar dari t-tabel, serta dikuatkan oleh perolehan rerata Post-test di angka 68,89 dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 86,67%. Instrumen tes yang digunakan telah melalui pengujian kualitas yang mencakup analisis daya pembeda, tingkat kesukaran, reliabilitas, dan validitas. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif one group Pre-test and Post-test yang mengambil 30 siswa kelas X.2 sebagai sampel acak dari seluruh populasi kelas X. Pada akhirnya, penelitian ini mengukur tingkat ketuntasan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri Selangit setelah penerapan model Problem Based Learning berbantuan video pembelajaran.
Copyrights © 2026