Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kualitas penyediaan air bersih, (2) kualitas fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), (3) kualitas Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL), dan (4) kualitas sarana pembuangan sampah di Kejorongan Simpang Ampek, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) di Kejorongan Simpang Ampek yang berjumlah 1.311 KK. Jumlah sampel sebanyak 93 KK ditetapkan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan (e) 10% dan dipilih melalui teknik Purposive Sampling berdasarkan kriteria: (1) berdomisili tetap di lokasi penelitian, (2) kondisi sanitasi rumah tangga dapat diobservasi langsung, dan (3) bersedia menjadi responden. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan instrumen berskala Guttman dengan cut-off point 75% berdasarkan Penilaian Acuan Patokan (PAP) menurut Arikunto (2010). Hasil penelitian menunjukkan: (1) kualitas air bersih berada pada kategori baik (91,40%); (2) kualitas fasilitas MCK tergolong baik (88,17%); (3) kualitas SPAL masih rendah, hanya 41,94% yang memenuhi syarat; (4) kualitas sarana pembuangan sampah merupakan yang paling rendah, hanya 21,51% yang memenuhi syarat. Secara keseluruhan, kualitas sanitasi lingkungan di Kejorongan Simpang Ampek berada pada kategori baik dengan angka 75,27%, namun masih memerlukan perbaikan infrastruktur pada sektor SPAL dan pengelolaan sampah.
Copyrights © 2026