Produktivitas karyawan menjadi salah satu penentu kemampuan perusahaan swasta mempertahankan efisiensi, kualitas, dan daya saing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan motivasi terhadap produktivitas karyawan pada perusahaan swasta di Kota Medan Tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan survei terhadap 150 karyawan yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert lima tingkat dan data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linear berganda. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan (β = 0,371; p < 0,001), sedangkan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan (β = 0,448; p < 0,001). Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 60,4% variasi produktivitas karyawan. Motivasi memiliki pengaruh relatif lebih kuat, tetapi pelatihan tetap menjadi sarana penting untuk memperbarui pengetahuan, keterampilan, dan perilaku kerja. Temuan ini menegaskan bahwa perusahaan perlu mengintegrasikan analisis kebutuhan pelatihan, metode pembelajaran berbasis pekerjaan, dukungan atasan, penghargaan yang adil, kesempatan berkembang, dan kejelasan tujuan kerja. Sinergi antara peningkatan kemampuan dan penguatan motivasi diharapkan menghasilkan produktivitas yang berkelanjutan pada perusahaan swasta di Kota Medan.
Copyrights © 2026