Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi penerapan sistem informasi akuntansi berbasis cloud (Cloud AIS) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menguji implikasinya terhadap efisiensi operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di wilayah Jabodetabek. Data primer diolah menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS) untuk menguji hubungan kausalitas antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan (PK), Persepsi Kemanfaatan (PKm) dan Dukungan Lingkungan (DL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis cloud (Cloud AIS). Di antara determinan tersebut, persepsi kemanfaatan ditemukan sebagai pendorong paling dominan bagi penerapan sistem informasi akuntansi berbasis cloud. Lebih lanjut, penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis cloud terbukti secara empiris meningkatkan efisiensi operasional UMKM secara signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pemilik UMKM untuk memprioritaskan digitalisasi akuntansi guna mencapai keunggulan operasional. Selain itu, pembuat kebijakan dapat menggunakan hasil ini untuk merancang program dukungan literasi digital yang lebih tepat sasaran di kawasan perkotaan yang memiliki kepadatan penduduk tinggi dan infrastruktur modern.
Copyrights © 2026