Penelitian ini bertujuan mengembangkan bioplastik ramah lingkungan berbahan dasar limbah kulit ari kedelai dengan penambahan pati sebagai penguat matriks. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui uji biodegradabilitas, uji impak, uji fisik. Hasil sampel penelitian menunjukkan bahwa seluruh mengalami degradasi, pada hari ke-6 campuran C memiliki nilai tertinggi yaitu 55%, diikuti campuran B 45% dan A 38%. Berdasarkan data tersebut, degradasi diperkirakan mencapai 65% pada hari ke-90 dan telah memenuhi SNI 7188.6:2016. Pada uji impak, formulasi dengan 10 gram pati memberikan performa terbaik karena kuat, elastis, dan tidak menunjukkan kerusakan yang signifikan, sedangkan 5 gram bersifat getas dan 20 gram mengalami penghentian plastis . Dengan hasil tersebut, bioplastik dari kulit ari kedelai dinilai berpotensi menjadi alternatif kemasan ramah lingkungan yang cepat terurai, serta layak dikembangkan dan diaplikasikan pada kemasan produk skala UMKM.
Copyrights © 2026