Limbah shampo anti-ketombe mengandung zinc pyrithione (ZnPT) yang bersifat toksik dan berpotensi mencemari lingkungan perairan jika tidak diolah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan kacang kedelai (Glycine max L.) sebagai bioadsorben dalam menurunkan kandungan ZnPT pada limbah shampo melalui mekanisme adsorpsi. Bioadsorben dibuat dari ampas kedelai yang dikeringkan dan digranulasi sebelum digunakan pada proses filtrasi sampel. Pengujian meliputi uji pH, uji kualitatif ZnPT, dan uji efektivitas adsorpsi berdasarkan perubahan tinggi endapan Zn(OH)₂. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH larutan tetap stabil pada angka 7,9 setelah proses adsorpsi, sehingga bioadsorben tidak mempengaruhi kestabilan larutan. Uji kualitatif menunjukkan penurunan endapan Zn(OH)₂ dari 5 mm menjadi 2 mm. Nilai efektivitas adsorpsi yang diperoleh sebesar 60%, menandakan bahwa bioadsorben kedelai cukup efektif mengurangi ion Zn²⁺ meskipun belum mencapai kategori efektivitas tinggi. Secara keseluruhan, bioadsorben kedelai memiliki potensi sebagai alternatif ramah lingkungan untuk mengurangi kadar ZnPT pada limbah domestik. Penelitian selanjutnya disarankan mengoptimalkan massa adsorben, ukuran partikel, dan waktu kontak untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal.
Copyrights © 2026