Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasa takut dinilai orang lain terhadap keraguan berpendapat pada mahasiswa semester 2 Universitas Batam. Fenomena keraguan dalam menyampaikan pendapat sering ditemukan pada situasi diskusi maupun presentasi, yang dapat menghambat partisipasi akademik dan perkembangan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan kuesioner skala Likert yang melibatkan 51 responden mahasiswa semester 2. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasa takut dinilai orang lain tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keraguan berpendapat, dengan kontribusi varians sebesar 2,5% (p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa kecemasan sosial berupa ketakutan akan evaluasi negatif bukanlah faktor utama yang menghambat mahasiswa dalam mengutarakan argumen. Sebagian besar variasi keraguan berpendapat dipengaruhi oleh faktor internal lain seperti efikasi diri akademik, pola pikir positif, perfeksionisme, dan pengelolaan emosi. Implikasi dari penelitian ini menekankan perlunya strategi pembelajaran interaktif yang adaptif dari dosen guna meningkatkan keberanian mahasiswa dalam bersuara di kelas.
Copyrights © 2026