Penelitian tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pendampingan dan pelatihan desa wisata rintisan di Kabupaten Sleman. Program ini dilatarbelakangi oleh banyaknya desa wisata yang berada pada tahap rintisan dengan keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, kelembagaan, serta pengelolaan potensi wisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan delapan informan yang terlibat langsung dalam program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek context, program telah dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan melalui mekanisme perencanaan partisipatif. Dari aspek input, program didukung oleh narasumber kompeten dan pendanaan APBD, meskipun masih terdapat keterbatasan pada dukungan infrastruktur fisik di salah satu desa wisata. Dari aspek process, pelaksanaan program berjalan sesuai tahapan, namun menghadapi kendala partisipasi dan kapasitas sumber daya manusia. Sementara itu, dari aspek product, program memberikan dampak positif berupa peningkatan kapasitas pengelola, inovasi produk wisata berbasis kearifan lokal, serta peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Secara umum, program ini berkontribusi terhadap kapasitas pengembangan Desa Wisata rintisan tetapi masih memerlukan partisipasi masyarakat yang optimal, kualitas SDM yang memadai dan penambahan dukungan infrastruktur.Kata Kunci : Evaluasi; Pendampingan; Pelatihan; Desa Wisata.
Copyrights © 2026