Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026

Analisis Kegagalan dan Prediksi Umur Pakai Flow Control Valve Airbus A320 Menggunakan Distribusi Weibull

Putu Diah Ayu Yogantari Sukabumi (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug)
Wahyu Cakra Nugraha (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug)
Dody Herdianto (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2026

Abstract

PACK Flow Control Valve (FCV) merupakan komponen utama sistem Air Conditioning PACK pesawat Airbus A320 yang mengatur aliran bleed air bertekanan dan bertemperatur tinggi sebelum udara diproses dan didistribusikan ke kabin. Data internal PT GMF AeroAsia mencatat 41 kejadian unscheduled removal komponen FCV P/N 1806D0000-01 sepanjang periode 2020–2025, sehingga menimbulkan peningkatan beban perawatan, penurunan redundansi Environmental Control System, dan potensi gangguan dispatch reliability. Kondisi tersebut belum didukung oleh analisis keandalan berbasis data time to failure, sehingga penentuan waktu pemeriksaan komponen masih bersifat korektif. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik kegagalan, Mean Time to Failure (MTTF), tingkat reliability, Cumulative Distribution Function (CDF), failure rate, prediksi umur pakai, serta usulan interval preventive maintenance pada komponen tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Distribusi Weibull dua parameter, yaitu shape parameter (β) dan scale parameter (η). Metode ini dipilih karena mampu memodelkan berbagai pola kegagalan komponen sekaligus menghasilkan estimasi parameter keandalan pada data kegagalan berukuran terbatas. Nilai Time Since Installation digunakan sebagai Time to Failure dengan rentang 928 FH hingga 29.774 FH dan rata-rata 15.608,63 FH. Pengolahan data dilakukan melalui pengurutan TTF, penentuan adjusted rank, perhitungan Benard’s Median Rank, transformasi variabel X dan Y, serta regresi linier. Hasil analisis menghasilkan β sebesar 2,015375676 dan η sebesar 18.009,99 FH dengan koefisien determinasi 0,8421, sehingga komponen berada pada fase wear-out. Nilai MTTF diperoleh sebesar 15.958,83 FH dengan reliability 45,67%, CDF 54,33%, dan failure rate 0,00009897 kegagalan per FH. Analisis B-Life menghasilkan B10 sebesar 5.896,31 FH, B20 sebesar 8.556,39 FH, dan B30 sebesar 10.798,36 FH. Berdasarkan acuan reliability 70%, penelitian menyimpulkan bahwa MTTF tidak tepat digunakan langsung sebagai batas penggantian dan merekomendasikan functional atau operational check pada kisaran 10.800 FH, monitoring awal pada 5.800–6.000 FH, serta evaluasi penggantian terencana sebelum 15.500 FH. Penelitian lanjutan disarankan mengintegrasikan Failure Mode and Effect Analysis, Root Cause Analysis, dan optimasi biaya perawatan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jetish

Publisher

Subject

Computer Science & IT Education Neuroscience Nursing Public Health

Description

JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. ...