Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan kualitas layanan melalui penerapan sistem berbasis web, salah satunya adalah sistem pemesanan mandiri (self-ordering). Ayam Geprek Bossque sebagai objek penelitian masih menggunakan sistem pemesanan manual yang menimbulkan berbagai permasalahan seperti antrean panjang, kesalahan pencatatan pesanan, serta rendahnya efisiensi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) aplikasi web self-ordering yang mampu meningkatkan efisiensi serta kenyamanan pengguna. Metode yang digunakan adalah Design Thinking yang terdiri dari lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Tahap empathize dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner untuk memahami kebutuhan pengguna. Selanjutnya, tahap define digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan utama, diikuti tahap ideate untuk merumuskan solusi desain. Prototype dikembangkan menggunakan Figma dengan mempertimbangkan prinsip usability dan kemudahan navigasi. Tahap testing dilakukan melalui usability testing untuk mengevaluasi pengalaman pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dirancang mampu memberikan kemudahan dalam proses pemesanan, mengurangi antrean, serta meningkatkan kepuasan pengguna. Dengan demikian, penerapan metode Design Thinking terbukti efektif dalam menghasilkan desain UI/UX yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mendukung peningkatan kualitas layanan.
Copyrights © 2026