Motivasi belajar merupakan aspek penting dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Namun, siswa kelas V di SDN 2 Sumber menunjukkan keterbatasan perhatian, konsentrasi, dan partisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar IPA siswa sebelum dan sesudah penerapan Project Based Learning (PjBL) serta menguji signifikansi perubahannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas V SDN 2 Sumber. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi skala Likert dan dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta paired-samples t-test. Rata-rata skor motivasi meningkat dari 95,33 sebelum perlakuan menjadi 96,95 setelah perlakuan, atau meningkat 1,62 poin. Kedua data berdistribusi normal. Namun, hasil paired-samples t-test menunjukkan t = -0,635 dan Sig. = 0,532, lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, peningkatan tersebut tidak signifikan secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL memberikan kecenderungan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna, tetapi belum menghasilkan perubahan motivasi belajar IPA yang signifikan pada penelitian ini.
Copyrights © 2026