Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menjelaskan pengaruh dukungan organisasi dan kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap kinerja guru di sekolah dasar negeri se-Gugus 3, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dengan desain kausal kuantitatif melalui analisis jalur, penelitian ini melibatkan 131 guru yang dipilih melalui proportional random sampling dari total populasi 195 pendidik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya secara ketat. Temuan empiris menunjukkan tiga hasil utama: (1) dukungan organisasi berpengaruh langsung dan positif terhadap kinerja guru, dengan koefisien jalur sebesar 0,232 (t = 3,441 > t-tabel = 1,979; p < 0,05); (2) kemampuan TIK guru berpengaruh langsung dan positif terhadap kinerja guru, dengan koefisien jalur sebesar 0,757 (t = 61,395 > t-tabel = 1,979; p < 0,05); dan (3) dukungan organisasi sangat menentukan kompetensi TIK guru, dengan koefisien jalur sebesar 0,974 (t = 48,505 > t-tabel = 1,979; p < 0,05). Model gabungan ini menjelaskan 97% varians kinerja guru (R² = 0,970). Hasil ini menegaskan bahwa dukungan institusional dan penguatan kapasitas digital secara sistematis merupakan prasyarat penting untuk mengoptimalkan kinerja guru di pendidikan dasar modern.
Copyrights © 2026