Journal of Golden Generation Abdimas
Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas

Pemberdayaan Tanaman Herbal Sebagai Produk Bernilai Tambah di Desa Sungai Alah

Nur Arini Yulia (Riau University)
Kevin Andreas Simamora (Riau University)
Rahma Adelia (Riau University)
M. Syarief Faiz (Riau University)
Ghalina Aisyah Putri (Riau University)
Reni Chintya Putri Sirait (Riau University)
Dea Citra (Riau University)
Riva Rizky Mazidah (Riau University)
Habib Zaki Rafarli (Riau University)
Desri Alpandi (Riau University)
Oktaviani Nduru (Riau University)



Article Info

Publish Date
04 Sep 2026

Abstract

Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, memiliki potensi tanaman herbal lokal (serai, kunyit, jahe, lengkuas, temulawak, daun pandan, dan jeruk nipis) yang tumbuh subur di lahan pekarangan seluas 90 hektare, namun belum terpetakan dan belum dimanfaatkan secara optimal. Permasalahan utama meliputi belum terpetakannya sebaran tanaman herbal, rendahnya pengetahuan masyarakat, serta minimnya keterampilan pengolahan menjadi produk bernilai tambah. Program pengabdian ini bertujuan memetakan potensi tanaman herbal, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah herbal menjadi obat nyamuk alami, sabun herbal, dan kain ecoprint, serta menyusun Buku Saku Pemanfaatan Tanaman Herbal. Kegiatan dilaksanakan melalui enam tahap: survei dan pemetaan, Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi dan edukasi, pelatihan praktik, demonstrasi produk, serta penyusunan dan penyerahan Buku Saku, berlangsung selama empat minggu dengan sasaran Pemerintah Desa, ibu-ibu PKK, kader Posyandu, siswa SD, dan pemuda desa. Seluruh sepuluh program kerja terlaksana dengan ketercapaian 100%. Evaluasi terhadap 30 peserta pelatihan menggunakan skala Likert menunjukkan tingkat ketercapaian rata-rata 89,9% (kategori Sangat Baik), dengan 86,7% peserta berada pada kategori Sangat Baik. Program ini berkontribusi terhadap lima Sustainable Development Goals (SDG 3, 8, 12, 15, dan 17) dan diharapkan berdampak jangka panjang bagi kemandirian kesehatan dan ekonomi masyarakat. 

Copyrights © 2026