Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak dapat meningkatkan durasi screen time dan berpotensi memicu masalah kecemasan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari program service-learning yang bertujuan menerapkan permainan tradisional untuk mengurangi screen time dan kecemasan pada anak usia 6–12 tahun di Dusun Kendal Samirono, Kecamatan Getasan. Kegiatan diikuti oleh 26 anak yang bermain permaianan tradisional. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan durasi screen time dan tingkat kecemasan anak sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan penurunan pada rerata durasi screen time serta tingkat kecemasan anak. Temuan ini menunjukkan permainan tradisional berpotensi menjadi alternatif kegiatan positif dalam mengurangi ketergantungan terhadap gadget dan mendukung kesehatan mental anak. Kegiatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar dampaknya lebih optimal. Selain manfaat langsung bagi anak, kegiatan ini juga sebagai pembelajaran berbasis layanan bagi mahasiswa dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan mental anak, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan.
Copyrights © 2026