Penanganan laporan kriminal di Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur masih dilakukan secara manual sehingga memperlambat pelaporan dan menyebabkan informasi lokasi kurang akurat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pelaporan kriminal berbasis mobile menggunakan Location-Based Service (LBS) untuk mengirim laporan secara real-time beserta koordinat GPS dan bukti foto. Sistem dikembangkan dengan metode Waterfall menggunakan Flutter dan Firebase, kemudian diuji melalui Black Box Testing serta pengujian akurasi menggunakan rumus Haversine yang dibandingkan dengan Google Maps. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai harapan, dengan rata-rata selisih jarak 16,2 meter yang termasuk kategori akurat. Berbeda dari sistem pelaporan kriminal berbasis LBS sebelumnya yang mengandalkan penandaan lokasi manual dan pengujian kepuasan pengguna, kebaruan penelitian ini terletak pada penangkapan koordinat GPS secara otomatis yang divalidasi akurasinya secara kuantitatif menggunakan rumus Haversine, serta perluasan cakupan sistem hingga disposisi laporan ke petugas, penentuan rute ke TKP, pembaruan status, dan pemantauan laporan secara real-time dalam satu platform terintegrasi. Sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efektivitas pelaporan dan mendukung percepatan penanganan laporan oleh Polres Flores Timur.
Copyrights © 2026