Mengemudi membutuhkan manajemen beban kognitif yang efektif dan alokasi perhatian yang tepat untuk menjaga keselamatan saat mengemudi. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap beban kognitif adalah suhu ruang kemudi. Suhu pada ruang kemudi mobil dapat berpengaruh terhadap kenyamanan termal, fisik, psikologis, dan kemampuan kognitif dari pengemudi. Penelitian dilakukan dengan simulasi aktivitas mengemudi pada driving simulator selama 140 menit dengan 4 perlakuan suhu. Sebanyak 30 responden berpartisipasi dalam penelitian ini dengan usia antara 20-35 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpangan suhu dari keadaan nyaman menyebabkan beban kognitif yang dirasakan oleh responden meningkat. Hal ini ditunjukkan oleh meningkatnya kekuatan relatif gelombang theta, beta, gamma dan heart rate dan menurunnya kekuatan relatif gelombang alpha. Suhu yang nyaman berdasarkan hasil penelitian adalah suhu 26˚C karena suhu ini memberikan beban kognitif yang relatif rendah. Hal ini juga didukung dengan hasil kuesioner subjektif yang menunjukkan bahwa responden merasa nyaman ketika mengemudi di suhu 26˚C.
Copyrights © 2026