Perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat menyampaikan informasi, membangun solidaritas, dan merespons berbagai persoalan sosial, termasuk kekerasan berbasis gender. Salah satu gerakan digital yang memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan perhatian terhadap isu tersebut adalah gerakan #MeToo. Gerakan ini memberikan ruang bagi korban untuk menyuarakan pengalaman kekerasan dan pelecehan seksual sekaligus mendorong terbentuknya kesadaran publik mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gerakan #MeToo di media sosial terhadap kesadaran Generasi Z (Gen Z) mengenai kekerasan berbasis gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada responden Gen Z. Data yang diperoleh dianalisis untuk melihat hubungan antara intensitas paparan terhadap konten #MeToo di media sosial dengan tingkat kesadaran responden mengenai bentuk, dampak, serta upaya pencegahan kekerasan berbasis gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan dalam memperluas akses Gen Z terhadap informasi mengenai kekerasan berbasis gender dan mendorong meningkatnya perhatian terhadap isu tersebut. Gerakan #MeToo tidak hanya berfungsi sebagai ruang penyampaian pengalaman, tetapi juga sebagai sarana edukasi, pembentukan opini, dan penguatan solidaritas sosial. Dengan demikian, gerakan #MeToo menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi instrumen penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap kekerasan berbasis gender. Kata kunci: #MeToo, media sosial, Gen Z, kekerasan berbasis gender, kesadaran.
Copyrights © 2026