Stagnasi pencapaian akademik mahasiswa dan ketimpangan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi menjadi tantangan nyata pada perguruan tinggi swasta berbasis keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji model struktural pengaruh motivasi kerja dan etika profesi dosen terhadap kinerja dosen serta implikasinya terhadap pencapaian hasil belajar mahasiswa. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori diterapkan pada populasi 84 dosen tetap dan 1.891 mahasiswa aktif di empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kabupaten Garut. Sampel penelitian terdiri dari 47 dosen dan 117 mahasiswa yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik penarikan sampel acak proporsional. Penyelarasan unit analisis dilakukan melalui teknik agregasi data nilai rata-rata. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 3.0. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa etika profesi dosen berpengaruh positif dan sangat dominan terhadap kinerja dosen (B=0,756; P=0,000) serta hasil belajar mahasiswa (B=1,241; P=0,000). Motivasi kerja dosen berpengaruh positif terhadap kinerja dosen (B=0,243; P=0,000), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa (B=0,111; P=0,607). Kinerja dosen tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa (B=-0,375; P=0,241). Penelitian menyimpulkan bahwa keteladanan moral dan etika profesi dosen berbasis nilai keislaman merupakan penentu utama keberhasilan pendidikan di PTKIS. Pimpinan perguruan tinggi disarankan mereorientasi sistem evaluasi kinerja dosen dari pemenuhan administratif birokratis menuju penguatan integritas etis guna mencegah kejenuhan belajar mahasiswa.
Copyrights © 2026