Pengelolaan pemesanan laundry melalui WhatsApp yang masih dilakukan secara manual berpotensi menyebabkan keterlambatan respons dan kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan integrasi WhatsApp Bot dan Web Admin menggunakan workflow automation n8n untuk mendukung pengelolaan pemesanan pada Hancabarasih Laundry serta mengevaluasi kualitas dan kemampuan sistem dalam menangani beban permintaan. Sistem dikembangkan menggunakan model Waterfall dengan WAHA sebagai WhatsApp Gateway, n8n sebagai middleware, Laravel sebagai backend, dan MySQL sebagai basis data. Evaluasi dilakukan menggunakan Black Box Testing, User Acceptance Testing (UAT), dan Performance Testing. Hasil menunjukkan bahwa seluruh 13 kebutuhan fungsional dan 3 kebutuhan nonfungsional berhasil diimplementasikan, serta seluruh 18 skenario Black Box Testing berjalan sesuai hasil yang diharapkan. UAT memperoleh tingkat penerimaan 96,67% pada admin dan 95,56% pada pelanggan dengan kategori sangat baik berdasarkan aspek functionality, usability, dan efficiency pada ISO/IEC 9126. Performance Testing menunjukkan seluruh request berhasil diproses pada beban 10, 30, dan 60 request per menit tanpa failed request. Workflow pemesanan memiliki waktu respons tertinggi dengan rata-rata 23,50 detik dan P95 41,51 detik pada beban tertinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung pengelolaan pemesanan laundry secara terintegrasi dan menangani beban permintaan hingga 60 request per menit.
Copyrights © 2026