Pacific Performing Arts Review
Vol. 1 No. 2 (2025):

Ekspresi Musikal Black Brothers sebagai Resistensi Budaya Papua pada Masa Orde Baru

Septina Layan (Institut Seni Budaya Indonesia Tanah papua)
Sara Dewanti Purba (Institut Seni Budaya Indonesia Tanah papua)
Markus Rumbino (Institut Seni Budaya Indonesia Tanah papua)
Agustina Marwati (Institut Seni Budaya Indonesia Tanah papua)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji ekspresi musikal Black Brothers sebagai strategi resistensi kultural terhadap dominasi negara pada masa Orde Baru. Sebagai kelompok musik legendaris asal Papua, Black Brothers tidak hanya dikenal karena kontribusinya dalam musik populer Indonesia, tetapi juga melalui peran penting mereka dalam membangun kesadaran identitas, martabat, dan solidaritas kolektif masyarakat Papua. Pada masa Orde Baru, ketika kebebasan berekspresi dibatasi dan identitas nasional dihomogenkan, musik menjadi ruang artikulasi simbolik bagi kelompok terpinggirkan untuk menyampaikan kritik dan aspirasi tanpa konfrontasi langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks dan studi literatur. Sumber data mencakup syair lagu, dokumentasi pertunjukan, arsip media, serta kajian akademik terkait musik, resistensi budaya, dan diaspora Afro-Melanesia. Analisis dilakukan menggunakan kerangka teori resistensi kultural, performativitas, dan identitas rasial. Temuan menunjukkan bahwa Black Brothers mengartikulasikan perlawanan melalui penggunaan metafora dalam lirik, pengolahan genre reggae-rock yang identik dengan tradisi Afro-diaspora, serta performativitas panggung yang menegaskan kebanggaan rasial Melanesia. Musik Black Brothers tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi menjadi medium politik kultural yang menyuarakan trauma kolonial, ingatan kolektif, dan harapan kebebasan Papua secara simbolis. Penelitian ini memperkuat pemahaman tentang peran musik sebagai ruang perlawanan non-kekerasan dalam konteks politik represif, sekaligus membuka ruang penelitian lanjutan mengenai praktik estetis Papua sebagai bentuk diplomasi budaya dan advokasi memori sejarah dalam komunitas pascakolonial. Kata kunci: Black Brothers, Papua, resistensi kultural, Orde Baru, Ekspresi Musikal

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ppar

Publisher

Subject

Description

Pacific Performing Arts Review [ISSN 3124-4777] is an international, peer-reviewed journal dedicated to the study and practice of performing arts in the Pacific. It focuses on embodied, live, and mediated forms of expression across the region, including Papua, Cook Islands, Federated States of ...