Perkembangan UMKM minuman di lingkungan kampus terus mengalami peningkatan karena tingginya kebutuhan mahasiswa terhadap produk yang praktis, cepat disajikan, dan terjangkau. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, pelaku usaha mulai menghadapi kendala berupa kenaikan harga kemasan, khususnya plastik cup, yang berdampak pada biaya produksi. Kondisi ini mendorong pelaku UMKM untuk menyesuaikan harga jual produk, meskipun dalam jumlah yang relatif kecil. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagsaimana kenaikan harga kemasan memengaruhi penetapan harga serta bagaimana respons mahasiswa sebagai konsumen. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara langsung kepada pelaku usaha dan mahasiswa di lingkungan Universitas Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga kemasan membuat pelaku usaha menaikkan harga jual, sementara dari sisi konsumen terlihat adanya perubahan perilaku, seperti mengurangi frekuensi pembelian atau memilih alternatif yang lebih murah. Meskipun demikian, sebagian konsumen tetap bertahan karena faktor kebiasaan dan kualitas produk. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan harga, sekecil apa pun, tetap berpengaruh terhadap keputusan konsumen.
Copyrights © 2026