Pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Adiarsa Barat menghadapi keterbatasan operasional bank sampah, ketimpangan sarana antarwilayah, dan belum meratanya kebiasaan pemilahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat melalui program terpadu “Menabung Sampah, Menuai Rupiah, Menjaga Lingkungan”. Program dilaksanakan pada 8 Juli-15 Agustus 2026 dengan tahapan koordinasi, observasi dan pemetaan kebutuhan pada 21 RW, edukasi, pengembangan inovasi, demonstrasi, praktik partisipatif, dan evaluasi kualitatif. Intervensi meliputi portal informasi berbasis website dan QR Code; mesin pencacah organik; kompos cair dan padat; eco-enzyme; budidaya maggot BSF; ecobrick; lilin aromaterapi dari minyak jelantah; aksi bersih lingkungan; dan edukasi pemilahan sejak dini. Seluruh 21 RW terjangkau oleh kegiatan sosialisasi. Masyarakat, aparatur, pengurus lingkungan, dan siswa menunjukkan respons positif melalui diskusi, praktik, dan penyampaian aspirasi. Program menghasilkan media edukasi digital, prototipe teknologi, produk olahan limbah, serta peta kebutuhan wilayah. Dampak jangka panjang belum dapat diukur karena durasi kegiatan terbatas dan sebagian inovasi masih pada tahap percontohan. Keberlanjutan memerlukan penanggung jawab program, penguatan bank sampah, pemeliharaan teknologi dan konten digital, serta kemitraan dengan pemerintah dan sektor usaha.
Copyrights © 2026