Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis Satpol PP Bogor yang sering kali menjadi pihak pertama dalam menangani situasi darurat kemanusiaan, termasuk penemuan jenazah terlantar di ruang publik, namun masih memiliki kesenjangan kompetensi dalam pemulasaraan jenazah (tajhiz al-janazah) yang sesuai syariat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme dan literasi syariat bagi 50 personel inti Satpol PP guna menyelaraskan tugas operasional dengan regulasi daerah serta nilai-nilai Islam. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan pendekatan Lecture, Demonstration, and Practice (LDP) yang meliputi tahapan persiapan, pemberian materi, demonstrasi, hingga praktik mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang signifikan, di mana skor rata-rata peserta meningkat sebesar 103,9%, dari 43,3 pada pre-test menjadi 88,3 pada post-test, dengan lonjakan tertinggi pada keterampilan mengafani sebesar 183%. Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa edukasi penyelenggaraan jenazah efektif dalam membentuk profil aparat yang profesional secara teknis dan matang secara spiritual, sehingga direkomendasikan adanya kurikulum pembinaan mental-spiritual berkelanjutan untuk mendukung visi Bogor yang religius
Copyrights © 2026