Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan secara detail hasil analisis impoliteness pada komentar netizen di video TikTok Bonnie Blue yang melibatkan bendera Indonesia dengan menggunakan teori Culpeper (1996) dan Culpeper (2011). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis terhadap komentar netizen yang telah dipilih dan dianalisis, ditemukan lima jenis impoliteness berdasarkan teori Culpeper (1996), yaitu 10 data Bald on Record Impoliteness, 18 data Positive Impoliteness, 12 data Negative Impoliteness, 7 data Sarcasm or Mock Politeness, dan 5 data Withhold Politeness. Selain itu, ditemukan tiga fungsi impoliteness berdasarkan teori Culpeper (2011), yaitu 21 data Affective Function, 16 data Coercive Function, dan 15 data Entertaining Function. Positive Impoliteness memperoleh jumlah tertinggi dalam analisis jenis impoliteness, sedangkan Affective Function menjadi fungsi yang paling dominan. Sebagian besar komentar netizen menggunakan bahasa ketidaksopanan untuk mengekspresikan face (citra diri), norma sosial, rasa tersinggung, intensionalitas, dan emosi terhadap tindakan Bonnie Blue yang dianggap tidak menghormati simbol nasional Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian pragmatik dengan menggabungkan analisis strategi ketidaksopanan dan fungsinya dalam komentar TikTok.
Copyrights © 2026