Angka perkawinan anak di Kota Malang masih menjadi tantangan sosial yang memerlukan intervensi preventif berbasis remaja. Forum Anak memiliki peran strategis sebagai Pelopor dan Pelapor (2P), namun kapasitas mereka sebagai edukator sebaya perlu terus ditingkatkan. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan peran anggota Forum Anak Kota Malang dalam pencegahan perkawinan anak melalui pendekatan Training of Trainers (ToT). Metode pelaksanaan melibatkan 22 peserta (usia 14–18 tahun) yang dipilih secara purposive. Intervensi dilakukan dalam dua tahap, mencakup sosialisasi oleh tenaga profesional, Focus Group Discussion (FGD), simulasi roleplay, serta pembuatan konten kampanye digital. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar 13 poin (dari 223 menjadi 236), sementara skor sikap kesiapan peran cenderung stabil pada kategori tinggi (dari 891 menjadi 890). Hal ini mengindikasikan bahwa peserta telah menginternalisasi tanggung jawab mereka dan intervensi berfungsi memperkuat kapasitas teknis dalam menyampaikan informasi. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendekatan ToT efektif dalam mentransformasi remaja menjadi peer-educator yang mandiri. Rekomendasi program difokuskan pada perlunya pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor untuk menjaga momentum peran Forum Anak di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026