Perkembangan teknologi digital yang sangat masif menuntut pelaku usaha UMKM untuk segera beradaptasi dengan sistem pemasaran berbasis digital dalam jaringan guna memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, dan mendongkrak omset penjualan secara berkelanjutan. Di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, terdapat potensi produk lokal unggulan berupa kerajinan kopiah yang selama ini masih mengandalkan sistem pemasaran konvensional secara terbatas. Keterbatasan pemanfaatan platform digital membuat jangkauan pemasaran produk kopiah ini hanya berputar di area lokal saja tanpa adanya ekspansi pasar yang signifikan. Menghadapi permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan program pendampingan komprehensif terkait digitalisasi pemasaran UMKM kopiah melalui pembuatan dan pengoptimalan akun pasar daring, tata kelola katalog produk, hingga edukasi strategi promosi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi observasi lapangan, penyusunan strategi, pendampingan teknis pembuatan akun toko daring, pelatihan pengelolaan pesanan, hingga evaluasi berkala. Hasil dari kegiatan pengabdian ini meliputi terbentuknya akun pasar daring resmi usaha UMKM kopiah, meningkatnya pemahaman mitra terhadap tata cara pengelolaan toko digital secara mandiri, serta terbukanya akses promosi produk secara luas yang terbukti mampu menunjang peningkatan produktivitas dan sirkular ekonomi lokal di era digital dan peningkatan omset penjualan sebesar 25%.
Copyrights © 2026