LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat

OPTIMALISASI LAHAN DAN PENGETAHUAN SISWA MELALUI PROGRAM TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI SD NEGERI 1 MANDONG

Mashfuhatul Layyinah (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Halimah Nurjanah (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Hanurhikmah Dwija Hamukti (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Nur Febriyati (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Agda Dwi Saputra (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Muhammad Aris Ali Mustofa (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Dekarina Setia Isnanda (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Rafif Habib Aslam (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Fontia Alfa Tiqoh (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Amanda Devita (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Ravelina Larasati (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2026

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah sarana untuk memperkenalkan konsep lingkungan yang memperkuat upaya kesehatan mandiri sekaligus menjadi alat edukasi bagi siswa. Namun, pemanfaatan lahan sekolah untuk edukasi dan budidaya tanaman obat masih belum optimal. Kondisi ini terlihat di SD Negeri 1 Mandong, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, di mana sebagian lahan sekolah sebelumnya kurang dimanfaatkan dan pengetahuan siswa mengenai jenis, manfaat, serta perawatan tanaman obat masih perlu dikembangkan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan sekolah melalui pembuatan Kebun TOGA sekaligus memberikan pengalaman edukatif kepada siswa mengenai jenis, pemanfaatan, dan perawatan tanaman obat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 24 Juli 2026 dengan menggunakan pendekatan Difusi Ipteks dan Pendidikan Masyarakat. Proses kegiatan meliputi pemilihan dan survei lokasi, pembersihan dan penyiapan lahan, pemupukan tanah, penanaman bersama siswa, pemasangan papan informasi, serta edukasi mengenai jenis, manfaat, dan perawatan tanaman. Data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara dengan guru serta kepala sekolah, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan sekolah untuk proyek TOGA dapat menjadi sarana pembelajaran berbasis praktik yang menghubungkan pengetahuan tentang tanaman obat dengan kepedulian terhadap lingkungan. Partisipasi siswa dalam penanaman dan perawatan memberikan pengalaman langsung dalam mengenal jenis, pemanfaatan, dan pemeliharaan tanaman obat. Dengan demikian, program TOGA tidak hanya mengoptimalkan fungsi lahan sekolah, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan dan lingkungan bagi siswa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

lembah

Publisher

Subject

Description

LEMBAH berfokus pada publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan komunitas. Jurnal ini menekankan pendekatan praktis, inovatif, dan aplikatif dalam menerapkan pengetahuan di bidang administrasi, manajemen, ekonomi, dan kebijakan publik ...