Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 22 No. 1 (2026): Transformasi Juni

Community empowerment in sustainable waste management in the Cemara beach tourism area, Puger, Jember Regency

Nanda Eska Anugrah Nasution (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Asmi Faiqatul Himmah (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Wiwin Maisyaroh (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Husni Mubarok (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Heni Setyawati (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Imaniah Bazlina Wardani (Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia)
Chairany Rizka (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Sep 2026

Abstract

[Bahasa]: Kawasan wisata Pantai Cemara Puger Kabupaten Jember merupakan salah satu destinasi wisata pesisir yang memiliki potensi alam namun menghadapi permasalahan lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan pola pengelolaan sampah di kawasan wisata Pantai Cemara Puger Kabupaten Jember, lalu menganalisis tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat serta pelaku wisata terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, dan merumuskan model pengelolaan yang efektif dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di kawasan wisata pesisir serta mendampingi masyarakat dalam melakukannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam setiap tahapan kegiatan. Tahapan pengabdian meliputi perencanaan, pemetaan dan identifikasi masalah, penyusunan rencana aksi, implementasi kegiatan, serta monitoring dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti masyarakat lokal, pedagang, Pokdarwis, lembaga pendidikan, mahasiswa, serta instansi terkait. Seluruh kegiatan dilakukan pada bulan Juli 2025 hingga Februari 2026. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat dan pelaku wisata pada dasarnya memiliki kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan, namun partisipasi aktif masih belum optimal akibat keterbatasan fasilitas dan sistem pendukung. Model pemberdayaan masyarakat yang efektif diwujudkan melalui FGD partisipatif, pendampingan lapangan, penyediaan fasilitas kebersihan, edukasi lingkungan, serta penguatan aturan lokal bagi pengunjung. Program ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran kolektif, keterlibatan masyarakat dan lembaga pendidikan, serta terbukanya peluang pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang berkelanjutan dan berpotensi direplikasi di kawasan wisata pesisir lainnya. Kata Kunci: pantai cemara puger, wisata pesisir, pengelolaan sampah berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, pengabdian kepada masyarakat [English]: The Cemara Beach tourism area in Puger, Jember Regency, is one of the coastal tourism destinations with considerable natural potential but facing environmental challenges, particularly related to waste management. This community service program aims to identify the existing conditions and patterns of waste management in the Cemara Beach tourism area, Puger, Jember Regency; to analyze the level of participation and awareness of the community and tourism actors regarding the importance of sustainable waste management; and to formulate an effective management model to support sustainable waste management in coastal tourism areas, as well as to provide assistance to the community in its implementation. The method employed in this community service program is Participatory Action Research, involving the community as the main subject at every stage of the activities. The stages of the program include planning, problem mapping and identification, action plan formulation, activity implementation, and monitoring and evaluation. Data collection techniques consist of field observations, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGDs) involving various stakeholders, such as local communities, traders, tourism awareness groups (Pokdarwis), educational institutions, students, and relevant government agencies. All activities were carried out from July 2025 to February 2026. The results indicate that the community and tourism actors generally possess awareness of the importance of sustainable waste management; however, active participation remains suboptimal due to limitations in facilities and supporting systems. An effective community empowerment model is realized through participatory FGDs, on-site assistance, provision of sanitation facilities, environmental education, and the strengthening of local regulations for visitors. This program has generated positive impacts in the form of positive community responses and indications of increased engagement among community members and educational institutions, as well as the opening of opportunities for the development of a sustainable, community-based waste management system that has the potential to be replicated in other coastal tourism areas. Keywords: Cemara beach tourism, community-based waste management system, community service, sustainable waste management, community empowerment

Copyrights © 2026