This research aims to determine the effect of implementing the Talking Stick type cooperative learning model on the Biology learning motivation of class X SMA N 1 Muaro Jambi. This research uses a quantitative approach with a quasi experimental design method in the form of a nonequivalent control group design. The research subjects consisted of two classes, namely the experimental class which was treated using the Talking Stick model and the control class which used conventional learning methods. Data collection was carried out using a learning motivation questionnaire which was given before (pretest) and after (posttest) the treatment. The results showed that the average learning motivation score of students in the experimental class increased from 60.25 to 82.40 with a gain of 22.15. Meanwhile, in the control class it increased from 61.10 to 70.35 with a gain of 9.25. The results of hypothesis testing using the t test show that the significance value is 0.001 < 0.05, so there is a significant difference between the two groups. The higher increase in learning motivation in the experimental class shows that the Talking Stick type cooperative learning model is effective in increasing students' learning motivation. This is because the Talking Stick model encourages students to be more active, dare to express opinions, and be directly involved in the learning process. Apart from that, an interactive and fun learning atmosphere is also a supporting factor in increasing student learning motivation. Thus, it can be concluded that the application of the Talking Stick type cooperative learning model has a significant effect on the Biology learning motivation of class X SMA N 1 Muaro Jambi and can be used as an effective alternative learning model to increase student learning motivation. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick terhadap motivasi belajar Biologi siswa kelas X SMA N 1 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dengan bentuk nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan model Talking Stick dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket motivasi belajar yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 60,25 menjadi 82,40 dengan gain sebesar 22,15. Sementara itu, pada kelas kontrol meningkat dari 61,10 menjadi 70,35 dengan gain sebesar 9,25. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Peningkatan motivasi belajar yang lebih tinggi pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini disebabkan karena model Talking Stick mendorong siswa untuk lebih aktif, berani mengemukakan pendapat, serta terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Selain itu, suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan juga menjadi faktor pendukung meningkatnya motivasi belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar Biologi siswa kelas X SMA N 1 Muaro Jambi dan dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Copyrights © 2026