Kebutuhan berolahraga bagi masyarakat umum pasca pandemi telah membawa bisnis kebugaran menjadi high demand untuk kebutuhan sehat melalui melatih otot melalui olahraga angkat beban di bawah pengawasan pelatih pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel yang terkait, seperti: 1) gaya hidup terhadap motivasi, 2) kompetensi pelatih pribadi terhadap motivasi, 3) gaya hidup terhadap pencapaian, 4) kompetensi pelatih pribadi terhadap pencapaian, 5) motivasi terhadap pencapaian, 6) motivasi memediasi gaya hidup terhadap pencapaian, dan 7) motivasi memediasi kompetensi pelatih pribadi terhadap pencapaian. Tehnik purposive sampling digunakan untuk mendapatkan data dari anggota aktif member di Arena Fit Club dan Body Goal Center di Kota Jember yang sedang didampingi oleh pelatih pribadi. Kuesioner disebarkan dan data terkumpul dari 35 responden dan diproses dengan analisa tehnik Structural Equation Modelling (SEM), tepatnya Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS 3.29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi, 2) kompetensi pelatih pribadi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap motivasi, 3) gaya hidup berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap berpengaruh pencapaian, 4) kompetensi pelatih pribadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencapaian, 5) motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencapaian, 6) motivasi berpengaruh positif dan signifikan dalam memediasi gaya hidup terhadap pencapaian, dan 7) motivasi berpengaruh positif dan tidak signifikan dalam memediasi kompetensi pelatih pribadi terhadap pencapaian. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya mengembangkan strategi pemasaran di bidang jasa kebugaran berbasis hasil pencapaian latihan, memaksimalkan kompetensi pelatih pribadi sebagai nilai lebih dari jasa pelatihan, serta membangun keunggulan bisnis melalui kualitas layanan dan motivasi pelanggan.
Copyrights © 2026