Proses pengirisan tempe secara manual membutuhkan waktu dan tenaga operator yang relatif besar serta berpotensi menghasilkan ketebalan irisan yang tidak seragam. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat mesin pengiris tempe dengan elektromotor sebagai penggerak utama serta menganalisis kelayakan teknis komponen berdasarkan hasil perhitungan perancangan. Metode yang digunakan adalah metode rancang bangun (design and build) melalui tahapan identifikasi masalah, observasi, pengumpulan data teknis, pembuatan gambar teknik, proses fabrikasi, perakitan, dan analisis data. Mesin menggunakan elektromotor berdaya 0,5 HP atau 373 W dengan putaran 1.400 rpm, pulley penggerak berdiameter 3 inch dan pulley yang digerakkan 4 inch, sehingga menghasilkan putaran poros sebesar 1.050 rpm. Hasil perhitungan menunjukkan kapasitas teoritis mesin sebesar 6 kg/jam. Poros berdiameter 8 mm menghasilkan tegangan geser sebesar 33,71 MPa dengan faktor keamanan 1,19. Rangka hollow 40 × 40 × 2 mm menghasilkan tegangan lentur 10,03 MPa dan lendutan 0,0263 mm. Masing-masing bantalan menerima beban radial 147,15 N. Hasil perancangan menunjukkan bahwa komponen utama mesin secara teoritis mampu digunakan sesuai kondisi pembebanan yang ditetapkan.
Copyrights © 2026