Fenomena Long Distance Relationship (LDR) semakin banyak dialami mahasiswa akibat mobilitas pendidikan dan dapat meningkatkan risiko kesepian karena keterbatasan interaksi tatap muka dengan pasangan. Kesepian pada mahasiswa LDR diduga berkaitan dengan dukungan sosial dan kepercayaan terhadap pasangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan sosial dan kepercayaan terhadap pasangan dengan kesepian pada mahasiswa di Surabaya yang menjalani LDR, baik secara simultan maupun parsial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 152 mahasiswa aktif di Surabaya yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui UCLA Loneliness Scale, skala dukungan sosial berdasarkan Sarafino dan Smith, serta skala kepercayaan terhadap pasangan berdasarkan Rempel dkk. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan kepercayaan terhadap pasangan secara simultan berhubungan signifikan dengan kesepian (F = 59,400; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 44%. Secara parsial, dukungan sosial berhubungan negatif signifikan dengan kesepian (t = -7,455; p < 0,001), sedangkan kepercayaan terhadap pasangan berhubungan positif signifikan dengan kesepian (t = 10,741; p < 0,001). Temuan menunjukkan bahwa dukungan sosial yang lebih tinggi berkaitan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah, sedangkan kepercayaan terhadap pasangan yang lebih tinggi berkaitan dengan meningkatnya kesepian. Hasil ini menunjukkan bahwa kesepian pada mahasiswa LDR berkaitan dengan kombinasi faktor sosial dan relasional yang kompleks.
Copyrights © 2026