Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Solid Gold Berjangka Jakarta Pusat, baik secara parsial maupun simultan. Permasalahan stres kerja antara lain berkaitan dengan kompensasi karyawan yang diperoleh dari transaksi nasabah serta konflik antara atasan dan bawahan akibat adanya pengklaiman data nasabah untuk kepentingan pribadi atas kompensasi atau upah bawahan, sehingga menimbulkan persepsi ketidakadilan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan rumus Slovin, sehingga diperoleh 195 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien determinasi sebesar 21,5% dan nilai t hitung 6,460 > t tabel 1,655. Stres kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien determinasi sebesar 43,2% dan nilai t hitung 10,708 > t tabel 1,655. Secara simultan, komitmen organisasi dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Ŷ = 14,237 − 0,099X1 + 0,721X2 + e, nilai korelasi sebesar 0,663, dan koefisien determinasi sebesar 43,2%. Uji F menunjukkan nilai 57,585 > 3,06, sehingga hipotesis alternatif diterima
Copyrights © 2026