Sandwich generation memiliki resiko mengalami kualitas tidur yang buruk karena harus menjalani peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh bagi anak dan orangtua secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh stress terhadap kualitas tidur pada sandwich generation dewasa awal, dengan rentang usia 20-40 tahun, yang berdomisili di Karawang. Sampel penelitian ini berjumlah 204 responden dengan menggunakan teknik non-probabilitas dengan teknik snowball sampling. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Alat ukur yang digunakan adalah skala PSQI untuk mengukur kualitas tidur dan skala PSS untuk mengukur stres. Menggunakan uji , uji hipotesis regresi linear sederhana, dengan melakukan uji klasik asumsi normalitas, uji linearitas, serta uji tambahan berupa uji koefisien determinasi, uji kategorisasi dan uji beda. Hasil uji hipotesis linear sederhana penelitian ini sebesar 0,290 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, maka hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti bahwa stres memiliki pengaruh terhadap kualitas tidur. Hasil koefisien determinasi menunjukan stres memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas tidur sebesar 29,5%.
Copyrights © 2026