Narrative text recounts an event chronologically. However, students' speaking skills at UPTD SDN 076095 Hilidaura remain very low, characterized by shyness, lack of confidence, and an inability to deliver stories coherently. This study aimed to improve fourth-grade students' speaking skills in narrative texts through the use of flashcards. This study employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model conducted over two cycles, each encompassing planning, action, observation, and reflection stages integrated with the Problem-Based Learning (PBL) model. The subjects were 22 fourth-grade students selected via total sampling. Data were collected through oral speaking performance tests, observational sheets, and documentation. Data analysis was conducted using qualitative and quantitative descriptive-comparative techniques to determine average scores and classical mastery percentages. The results demonstrated a significant enhancement in students' speaking skills. The class average score improved markedly from 58.68% in Cycle I to 84.59% in Cycle II. Furthermore, student learning activities rose from 56.06% at the end of Cycle I to 95.95% in Cycle II, accompanied by teacher action implementation reaching 94.44%. These findings indicate that the application of flashcards is effective in improving the narrative text speaking skills of fourth-grade students at UPTD SDN 076095 Hilidaura. ABSTRAK Teks narasi merupakan karangan yang menceritakan suatu peristiwa secara kronologis. Namun, keterampilan berbicara peserta didik di UPTD SDN 076095 Hilidaura masih sangat rendah, ditandai dengan rasa malu, kurang percaya diri, serta ketidakmampuan menyampaikan cerita secara runtut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik pada materi teks narasi melalui pemanfaatan media flash card. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dengan mengintegrasikan model Problem-Based Learning (PBL). Subjek penelitian berjumlah 22 peserta didik kelas IV yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data meliputi tes unjuk kerja berbicara, observasi aktivitas, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif melalui statistik deskriptif komparatif untuk menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara yang signifikan. Nilai rata-rata kemampuan berbicara peserta didik meningkat dari 58,68% pada siklus I menjadi 84,59% pada siklus II. Aktivitas belajar peserta didik juga melonjak dari 56,06% pada akhir siklus I menjadi 95,95% pada siklus II, diiringi peningkatan keterlaksanaan tindakan guru hingga mencapai 94,44%. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan media flash card efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada materi teks narasi peserta didik kelas IV UPTD SDN 076095 Hilidaura.
Copyrights © 2026