Dernius Hura
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Nias

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA TEKS NARASI PESERTA DIDIK KELAS IV UPTD SDN 076095 HILIDAURA Misi Triyani Zebua; Noibe Halawa; Dernius Hura; Arozatulo Bawamenewi
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i4.15367

Abstract

Narrative text recounts an event chronologically. However, students' speaking skills at UPTD SDN 076095 Hilidaura remain very low, characterized by shyness, lack of confidence, and an inability to deliver stories coherently. This study aimed to improve fourth-grade students' speaking skills in narrative texts through the use of flashcards. This study employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kemmis and McTaggart model conducted over two cycles, each encompassing planning, action, observation, and reflection stages integrated with the Problem-Based Learning (PBL) model. The subjects were 22 fourth-grade students selected via total sampling. Data were collected through oral speaking performance tests, observational sheets, and documentation. Data analysis was conducted using qualitative and quantitative descriptive-comparative techniques to determine average scores and classical mastery percentages. The results demonstrated a significant enhancement in students' speaking skills. The class average score improved markedly from 58.68% in Cycle I to 84.59% in Cycle II. Furthermore, student learning activities rose from 56.06% at the end of Cycle I to 95.95% in Cycle II, accompanied by teacher action implementation reaching 94.44%. These findings indicate that the application of flashcards is effective in improving the narrative text speaking skills of fourth-grade students at UPTD SDN 076095 Hilidaura. ABSTRAK Teks narasi merupakan karangan yang menceritakan suatu peristiwa secara kronologis. Namun, keterampilan berbicara peserta didik di UPTD SDN 076095 Hilidaura masih sangat rendah, ditandai dengan rasa malu, kurang percaya diri, serta ketidakmampuan menyampaikan cerita secara runtut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik pada materi teks narasi melalui pemanfaatan media flash card. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi dengan mengintegrasikan model Problem-Based Learning (PBL). Subjek penelitian berjumlah 22 peserta didik kelas IV yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data meliputi tes unjuk kerja berbicara, observasi aktivitas, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif melalui statistik deskriptif komparatif untuk menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara yang signifikan. Nilai rata-rata kemampuan berbicara peserta didik meningkat dari 58,68% pada siklus I menjadi 84,59% pada siklus II. Aktivitas belajar peserta didik juga melonjak dari 56,06% pada akhir siklus I menjadi 95,95% pada siklus II, diiringi peningkatan keterlaksanaan tindakan guru hingga mencapai 94,44%. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan media flash card efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada materi teks narasi peserta didik kelas IV UPTD SDN 076095 Hilidaura.    
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MATERI BELAJAR BERWIRAUSAHA BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 076686 TETEHOSI SOROWI Kasiani Nazara; Wahyutra Adilman Telaumbanua; Dernius Hura
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15339

Abstract

The use of learning media tailored to students' diverse learning styles is the key to creating an inclusive and effective learning process. However, the implementation of media based on learning style differentiation in the Merdeka Curriculum has not been optimally carried out in elementary schools. This study aims to describe the implementation of Indonesian language learning on the subject of Entrepreneurship Learning, identify students' learning styles, and analyze the use of learning media based on the learning styles of fifth-grade students at SD Negeri 076686 Tetehosi Sorowi. This study uses a descriptive qualitative approach with main informants consisting of one fifth-grade teacher and 10 students selected purposively, alongside 22 students as supporting questionnaire respondents. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, questionnaires, and documentation, while data analysis used data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that learning implementation is still teacher-centered with media usage limited to textbooks, whiteboards, and simple pictures. Students exhibit visual, auditory, and kinesthetic learning styles, with a dominant tendency toward visual learning styles. The questionnaire results show that the visual learning style obtained the highest percentage of 72.50% (54.55% dominant), followed by auditory at 68.30% (13.64% dominant), and kinesthetic at 65.00% (31.82% dominant). The required learning media are varied, engaging, interactive, and capable of accommodating all three learning styles. This study demonstrates that adapting learning media to students' learning styles can foster more effective and meaningful Indonesian language learning. ABSTRAK Penggunaan media pembelajaran yang disesuaikan dengan beragam gaya belajar peserta didik merupakan kunci utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang inklusif dan efektif. Namun, penerapan media berbasis diferensiasi gaya belajar pada materi Kurikulum Merdeka masih belum dilaksanakan secara optimal di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi Belajar Berwirausaha, mengidentifikasi gaya belajar peserta didik, serta menganalisis penggunaan media pembelajaran berdasarkan gaya belajar peserta didik kelas V SD Negeri 076686 Tetehosi Sorowi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan utama satu orang guru kelas V dan 10 peserta didik yang dipilih secara purposive, serta 22 peserta didik sebagai responden angket pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan prosedur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher-centered) dengan penggunaan media yang terbatas pada buku paket, papan tulis, dan gambar sederhana. Peserta didik memiliki gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, dengan kecenderungan dominan pada gaya belajar visual. Hasil angket menunjukkan gaya belajar visual memperoleh persentase tertinggi sebesar 72,50% (54,55% dominan), diikuti auditori 68,30% (13,64% dominan), dan kinestetik 65,00% (31,82% dominan). Media pembelajaran yang dibutuhkan adalah media yang variatif, menarik, interaktif, serta mampu mengakomodasi ketiga gaya belajar tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dapat menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih efektif dan bermakna.