The use of learning media tailored to students' diverse learning styles is the key to creating an inclusive and effective learning process. However, the implementation of media based on learning style differentiation in the Merdeka Curriculum has not been optimally carried out in elementary schools. This study aims to describe the implementation of Indonesian language learning on the subject of Entrepreneurship Learning, identify students' learning styles, and analyze the use of learning media based on the learning styles of fifth-grade students at SD Negeri 076686 Tetehosi Sorowi. This study uses a descriptive qualitative approach with main informants consisting of one fifth-grade teacher and 10 students selected purposively, alongside 22 students as supporting questionnaire respondents. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, questionnaires, and documentation, while data analysis used data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that learning implementation is still teacher-centered with media usage limited to textbooks, whiteboards, and simple pictures. Students exhibit visual, auditory, and kinesthetic learning styles, with a dominant tendency toward visual learning styles. The questionnaire results show that the visual learning style obtained the highest percentage of 72.50% (54.55% dominant), followed by auditory at 68.30% (13.64% dominant), and kinesthetic at 65.00% (31.82% dominant). The required learning media are varied, engaging, interactive, and capable of accommodating all three learning styles. This study demonstrates that adapting learning media to students' learning styles can foster more effective and meaningful Indonesian language learning. ABSTRAK Penggunaan media pembelajaran yang disesuaikan dengan beragam gaya belajar peserta didik merupakan kunci utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang inklusif dan efektif. Namun, penerapan media berbasis diferensiasi gaya belajar pada materi Kurikulum Merdeka masih belum dilaksanakan secara optimal di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi Belajar Berwirausaha, mengidentifikasi gaya belajar peserta didik, serta menganalisis penggunaan media pembelajaran berdasarkan gaya belajar peserta didik kelas V SD Negeri 076686 Tetehosi Sorowi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan utama satu orang guru kelas V dan 10 peserta didik yang dipilih secara purposive, serta 22 peserta didik sebagai responden angket pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan prosedur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher-centered) dengan penggunaan media yang terbatas pada buku paket, papan tulis, dan gambar sederhana. Peserta didik memiliki gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, dengan kecenderungan dominan pada gaya belajar visual. Hasil angket menunjukkan gaya belajar visual memperoleh persentase tertinggi sebesar 72,50% (54,55% dominan), diikuti auditori 68,30% (13,64% dominan), dan kinestetik 65,00% (31,82% dominan). Media pembelajaran yang dibutuhkan adalah media yang variatif, menarik, interaktif, serta mampu mengakomodasi ketiga gaya belajar tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dapat menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih efektif dan bermakna.