Low student active engagement and suboptimal mastery of fundamental movement techniques in squat-style long jump learning are frequently caused by conventional and monotonous teacher-centered instruction. This study aims to determine the effect of implementing the Teaching Games for Understanding (TGFU) learning model on improving squat-style long jump learning outcomes among eighth-grade students at SMP Negeri 27 Palembang. The research employed a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design. The population comprised all eighth-grade students of SMP Negeri 27 Palembang, with a sample of 30 students from class VIII.1 selected via purposive sampling. Data were collected using practical performance tests assessed with rubrics measuring movement skills and cognitive understanding. Data were analyzed using normality (Shapiro–Wilk), homogeneity (Levene's test), and hypothesis testing via Paired Sample t-Test. The findings revealed a statistically significant increase in the mean score of 21.60 points, rising from 59.63 at pretest to 81.23 at posttest with a significance value of 0.000<0.05 (t=-35.671). Thus, the TGFU learning model significantly improves student learning outcomes in the squat-style long jump. This game-modification model is proven effective in fostering an active, enjoyable, and meaningful physical education learning atmosphere. ABSTRAK Rendahnya keterlibatan aktif peserta didik dan penguasaan teknik dasar yang belum optimal dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok kerap dipicu oleh dominasi metode instruksional konvensional yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGFU) terhadap peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 27 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Palembang, dengan sampel sebanyak 30 siswa kelas VIII.1 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja praktik lompat jauh gaya jongkok yang dinilai menggunakan rubrik keterampilan dan pengetahuan gerak. Data dianalisis melalui uji prasyarat (Shapiro–Wilk dan uji Levene) serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata yang signifikan sebesar 21,60 poin, dari 59,63 pada saat pretest menjadi 81,23 pada saat posttest dengan nilai signifikansi 0,000<0,05 (t=-35,671). Dengan demikian, penerapan model pembelajaran TGFU berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Model berbasis modifikasi permainan ini terbukti efektif menciptakan suasana pembelajaran pendidikan jasmani yang aktif, rekreatif, dan bermakna.
Copyrights © 2026