Penelitian ini bertujuan mengembangkan asesmen formatif berbasis Wayground untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IV dalam pembelajaran IPAS. Latar belakang penelitian adalah rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa yang tercermin dari keterbatasan menghasilkan respons beragam dan ketergantungan pada buku teks. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi tiga tahap: studi pendahuluan, pengembangan produk, dan pengujian produk. Subjek penelitian meliputi 78 siswa kelas IV A, IV C, dan IV D SDN 17 Kuningan, dengan kelas IV C (16 siswa) untuk uji efektivitas. Penelitian dilaksanakan pada semester genap 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, tes (pretest-posttest), dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik kualitatif untuk validasi dan uji normalitas, uji hipotesis Wilcoxon, serta perhitungan N-Gain untuk keefektifan. Hasil menunjukkan validasi ahli materi 93% dan ahli media 87% (sangat layak). Rata-rata nilai pretest 90,8 meningkat menjadi 97,4 pada posttest dengan signifikansi 0,006 dan N-Gain 56,61% (cukup efektif). Kesimpulannya, asesmen formatif berbasis Wayground layak digunakan dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Copyrights © 2026