Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis campur kode dalam percakapan anak SMA di Kota Lubuk Linggau serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan lisan siswa SMA yang mengandung campur kode dalam situasi percakapan sehari-hari. Sumber data diperoleh dari siswa SMA di Kota Lubuk Linggau melalui teknik observasi, perekaman, dan pencatatan. Prosedur penelitian meliputi tahap pengumpulan data, transkripsi data, klasifikasi data, dan penarikan simpulan. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi bentuk campur kode, mengelompokkan jenis campur kode, serta menafsirkan faktor penyebab terjadinya campur kode berdasarkan konteks tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam percakapan anak SMA di Lubuk Linggau terdapat campur kode ke dalam (inner code-mixing) dan campur kode ke luar (outer code-mixing), yang umumnya melibatkan bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Faktor penyebab campur kode antara lain kebiasaan berbahasa, pengaruh lingkungan pergaulan, media sosial, dan keinginan untuk terlihat modern. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa campur kode merupakan fenomena bahasa yang wajar dan mencerminkan dinamika kebahasaan remaja di Lubuk Linggau.
Copyrights © 2026