Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026

Pengaruh Complacency terhadap Budaya Keselamatan pada Personel Perawatan Pesawat Udara di PT Airfast Indonesia

Izza Deriyant Haq (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug)
Bhima Shakti Arrafat (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug)
Bela Firmantoyo (Politeknik Penerbangan Indonesia Curug)



Article Info

Publish Date
12 Sep 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat complacency, mengevaluasi tingkat budaya keselamatan, serta menganalisis pengaruh complacency terhadap budaya keselamatan pada personel perawatan pesawat udara di PT Airfast Indonesia. Rutinitas kerja maintenance yang berulang dan berjangka panjang berpotensi memicu complacency, yaitu penurunan kewaspadaan akibat rasa percaya diri berlebih, yang berisiko melemahkan budaya keselamatan organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal terhadap 69 personel (teknisi dan engineer) yang dipilih secara purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert 1–5 yang telah diuji validitas (Product Moment Pearson) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha), menghasilkan 14 butir valid untuk variabel complacency dan 18 butir valid untuk variabel budaya keselamatan. Karena data tidak berdistribusi normal (uji Kolmogorov-Smirnov), pengujian pengaruh dilakukan melalui regresi kuantil pada kuantil median (q=0,5) yang dikonfirmasi oleh uji korelasi Rank Spearman. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat complacency berada pada kategori Rendah (mean = 2,05), sementara tingkat budaya keselamatan berada pada kategori Sangat Tinggi (mean = 4,26). Uji Spearman menghasilkan koefisien korelasi -0,472 (Sig. < 0,001), dan regresi kuantil menghasilkan koefisien -0,346 dengan Sig. = 0,003 (95% CI -0,572 s.d. -0,121), membuktikan bahwa complacency berpengaruh negatif dan signifikan terhadap budaya keselamatan, dengan kontribusi (Pseudo R-Squared) sebesar 12,5%. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan complacency sekecil apa pun berdampak langsung pada penurunan budaya keselamatan, sehingga PT Airfast Indonesia direkomendasikan menerapkan program anti-complacency yang terstruktur, sistem double-inspection pada tugas repetitif, dan rotasi penugasan berkala.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jetish

Publisher

Subject

Computer Science & IT Education Neuroscience Nursing Public Health

Description

JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. ...