Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi interpersonal agen pangkalan LPG dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan gas bersubsidi. Penelitian dilakukan di Gampong Uteun Bayi, Kota Lhokseumawe, dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan tujuh informan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Teori Penetrasi Sosial Altman dan Taylor serta lima dimensi komunikasi DeVito digunakan sebagai kerangka analisis. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi tatap muka menjadi strategi utama dalam menyampaikan informasi terkait NIK, harga eceran, stok, jadwal distribusi, dan aturan pembelian. Komunikasi berkembang secara bertahap hingga terbentuk kepercayaan. Hambatan berupa perbedaan pemahaman, keterbatasan waktu, gangguan teknis, dan kesalahan penafsiran diatasi melalui komunikasi berulang dan sederhana.
Copyrights © 2026