Pengolahan sampah organik yang efektif di tingkat rumah tangga masih menjadi tantangan di daerah pedesaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknik Octaco dalam pengolahan sampah organik guna meningkatkan keterampilan pengomposan anggota Kelompok Tani Wanita (KWT) di Desa Girimukti. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik secara langsung, serta pendampingan pembuatan kompos berbasis teknik Octaco. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan praktis peserta dalam mengelola sampah organik menjadi pupuk kompos yang berguna bagi kegiatan pertanian. Penerapan teknik ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi KWT Desa Girimukti melalui pemanfaatan hasil pengomposan. Peningkatan pemahaman peserta terlihat dari evaluasi, khususnya pada aspek pengomposan, yang meningkat dari 93,3% pada pre-test.
Copyrights © 2026