Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan menurut umur berada di bawah −2 standar deviasi berdasarkan standar World Health Organization. Data UPTD Puskesmas Radabata menunjukkan adanya peningkatan jumlah balita stunting serta terdapat ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis. Kondisi ini menjadi alasan dilakukannya penelitian mengenai hubungan status ekonomi keluarga dan status gizi ibu saat hamil dengan status stunting pada balita umur 24–59 bulan. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 72 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan simple random sampling. Data status ekonomi diperoleh dari pemerintah desa, status gizi ibu dari data Lingkar Lengan Atas dalam buku KIA, dan status stunting berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur. Analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian balita mengalami stunting, sebagian keluarga berada dalam kondisi miskin, dan sebagian ibu mengalami Kekurangan Energi Kronis. Status ekonomi keluarga tidak menunjukkan hubungan dengan status stunting, sedangkan status gizi ibu saat hamil menunjukkan hubungan dengan status stunting pada balita umur 24–59 bulan di Puskesmas Radabata.
Copyrights © 2026