Pande Putu Sri Sugiani
Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Motivasi Ibu yang Memiliki Bayi Usia 0-6 Bulan dengan Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kolbano Arinda Meriana Atty; I Wayan Juniarsana; Pande Putu Sri Sugiani
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 4 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i4.1021

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan status kesehatan bayi karena mampu memenuhi kebutuhan gizi serta meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Rendahnya cakupan ASI Eksklusif dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat pengetahuan dan motivasi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan motivasi ibu dengan pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja UPT Puskesmas Kolbano. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, motivasi, dan pemberian ASI Eksklusif, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test.
Hubungan Kepatuhan Diet DASH dengan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Moru Fitriandriyani Sukardan; Pande Putu Sri Sugiani; Ni Komang Wiardani
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 4 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i4.1027

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menurunkan kualitas hidup apabila tidak dikendalikan. Salah satu upaya pengendalian hipertensi melalui penerapan diet Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Penelitian bertujuan mengetahui hubungan kepatuhan diet DASH dengan kualitas hidup pasien hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Moru. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan presisi 15%, selanjutnya menggunakan probability sampling dengan metode systematic random sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan urutan anggota populasi yang telah diberi nomor dengan interval tertentu. Populasi berjumlah 630 pasien dan sampel berjumlah 42 pasien. Kriteria inklusi meliputi pasien hipertensi yang terdaftar di wilayah kerja UPTD Puskesmas Moru, berusia ≥18 tahun dan telah menderita hipertensi minimal 6 bulan. Kriteria eksklusi yaitu pasien hipertensi dengan komplikasi berat. Data kepatuhan diet DASH dikumpulkan menggunakan kuesioner kepatuhan diet DASH dan kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki kepatuhan diet DASH dalam kategori cukup patuh dan kualitas hidup dalam kategori sedang. Kepatuhan diet DASH memiliki hubungan dengan kualitas hidup pasien hipertensi. Disarankan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi dan pendampingan mengenai penerapan diet DASH untuk mendukung peningkatan kualitas hidup pasien hipertensi.
Hubungan Status Ekonomi Keluarga dan Status Gizi Ibu Saat Hamil dengan Status Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Radabata Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Theresai Afila Sole; Ni Komang Wiardani; Pande Putu Sri Sugiani
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 3 No. 4 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v3i4.1043

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan menurut umur berada di bawah −2 standar deviasi berdasarkan standar World Health Organization. Data UPTD Puskesmas Radabata menunjukkan adanya peningkatan jumlah balita stunting serta terdapat ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis. Kondisi ini menjadi alasan dilakukannya penelitian mengenai hubungan status ekonomi keluarga dan status gizi ibu saat hamil dengan status stunting pada balita umur 24–59 bulan. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 72 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan simple random sampling. Data status ekonomi diperoleh dari pemerintah desa, status gizi ibu dari data Lingkar Lengan Atas dalam buku KIA, dan status stunting berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur. Analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian balita mengalami stunting, sebagian keluarga berada dalam kondisi miskin, dan sebagian ibu mengalami Kekurangan Energi Kronis. Status ekonomi keluarga tidak menunjukkan hubungan dengan status stunting, sedangkan status gizi ibu saat hamil menunjukkan hubungan dengan status stunting pada balita umur 24–59 bulan di Puskesmas Radabata.